




































Selamat datang ke Laman Web Lawak-Jenaka.Blogspot.Com! Laman ini menyediakan koleksi Cerita Lawak Jenaka yang didapati dari internet dan juga sumber-sumber seperti Email, Majalah, Akhbar, Forum, mulut ke mulut dan macam macam lagi. Cerita Lawak, Cerita Jenaka, Cerita Lucu, Cerita Kelakar.
Pada suatu hari, Pak Pandir melawat ke sebuah negara Timur Tengah. Oleh kerana sudah lewat malam, Pak Pandir menahan teksi untuk pulang ke hotelnya.
Pemandu : Mau ke mana encik (dalam bahasa arab)
Pak Pandir : Jalan Antah Berantah. Berapa?
Pemandu : Sepuluf ringgit syeikh.
Pak Pandir : Baiklah.
Pak Pandir pun naik teksi dan pulang ke hotelnya. Setibanya dia hotel,
Pak Pandir : Nah 5 riyal.
Pemandu : Haih encik, tambangya 10 riyal.
Pak Pandir : Hish ente ni. Kita kan naik teksi ni dua orang, 5 riyal seorang lah.
Pak Pandir terus lari ke dalam hotel. huhu
suatu hari di sebuah stadium bolasepak yg sangat sesak, terjadi rusuhan antara penyokong. seorang ibu yg sedang menggendong bayinya panik dan kebingungan mencari cara agar dia dan bayinya bisa selamat keluar dari stadium.
ada seorang pemuda yg melihat ibu tersebut dan berniat ingin menolongnya, kemudian ia menyuruh ibu tersebut agar melemparkan bayinya kepadanya.
Pemuda: lemparkan bayi itu dan saya akan menangkapnya.
Ibu : Tidak, kamu tidak dapat menangkapnya. bayi saya akan jatuh dan mati.
Pemuda: saya akan menangkapnya, saya ini keeper hebat di sebuah kelab bolasepak. Tidak satupun pemain dapat jaringan gol apabila saya menjadi keepernya.
Ibu : Tidak satupun? kamu tidak berbohong?
Pemuda: Saya tidak berbohong, cepat lemparkan bayi itu.
Dengan sedikit ragu-ragu, ibu tersebut melemparkan bayinya kepada pemuda tadi. Kerana ragu-ragu, lemparannya sedikit berputar dan ibu tersebut takut bayinya jatuh.
Namun, dengan cekap, pemuda tadi menangkap bayi itu dgn tangan kanannya. Kemudian meletakkan bayi tersebut di tanah, dan mundur sejauh 2 meter lalu menendang bayi itu sejauh 60 meter.
Moral : jgn bawa bayi anda ke stadium bolasepak
Sepasang suami isteri sedang berada dalam kereta, menyusuri jalan dalam kota, dan saling mendiamkan karena beberapa menit lalu mereka baru saja bergaduh.
Tak lama, mereka melewati sebuah kawasan persawahan di mana banyak terdapat kambing dan kerbau yang sedang merumput.
Si Suami menunjuk ke kawanan kambing dan kerbau itu sambil berkata sinis kepada si Isteri, "Adik-beradik mu ya tuh?"
"Iya," jawab si Isteri, "adik-beradik ipar."
Suatu hari John mengundang ibunya makan malam di apartemennya bersama dengan teman se-apartemennya.
Sewaktu makan, ibunya selalu memperhatikan betapa cantiknya teman se-apartemen John ini.
Sang ibu sudah lama memendam kecurigaan adanya hubungan istimewa antara John dan teman se-apartemennya dan oleh sebab itu menambah keingintahuan sang ibu tentang hubungan anaknya itu.
Hingga malam hari, sang ibu memperhatikan bagaimana kedua insan itu berinteraksi… sang ibu mulai bertanya-tanya dalam hatinya ada apa di balik hubungan John dan temannya itu.
Membaca pikiran sang ibu, John berkata, "Saya tahu apa yang ada dalam pikiran ibu, tetapi saya jamin, Julie dan saya hanyalah TEMAN BIASA saja."
Satu minggu kemudian , Julie mengatakan pada John, "Sejak ibumu datang makan malam, saya tidak dapat lagi menemukan sendok perak kuah itu. Kau tidak akan mengira jika Ibumu yang membawanya bukan?"
John berkata, "Aku meragukan hal itu, tetapi untuk memastikannya aku akan menulis surat padanya."
Lalu John menulis suratnya sebagai berikut:
Ibu yang tercinta,
Saya tidak mengatakan ibu "mengambil" sendok kuah dari apartemenku, dan saya juga tidak mengatakan ibu "tidak mengambil" sendok kuah itu. Tetapi faktanya adalah bahwa sendok kuah itu raib sejak ibu datang makan malam di sini.
Beberapa hari kemudian John menerima surat dari ibunya yang berbunyi:
Puteraku sayang,
Ibu tidak mengatakan kau "tidur" dengan Julie, dan ibu juga tidak mengatakan kau "tidak tidur" dengannya.
Tetapi faktanya adalah… bila ia tidur di tempat tidurnya sendiri, ia akan menemukan sendok kuah itu di sana.
Ibumu tercinta.
Seorang lelaki kelihatan memandu laju dan berhenti di depan dewan bersalin. kemudia beliau turun dari kereta dan tergesa-gesa berlari ke dalam dewan bersalin.
tidak lama kemudian, kelihatan seorang jururawat menolak lelaki tersebut yang sedang pengsan di atas kerusi roda.
rupa-rupanya beliau tertinggal isterinya yang hendak bersalin di rumah!!!